TIMIKA | Panitia Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Mimika secara resmi membuka pendaftaran bakal Calon Ketua Kadin Kabupaten Mimika periode 2026-2031.
Pendaftaran ini dilakukan selama dua hari, yakni tanggal 4-5 Juni 2026.
Hal ini disampaikan Ketua Panitia Mukab dan sekaligus Ketua Karteker Kadin Kabupaten Mimika, Yakob Feki Balubun, dalam konferensi pers yang digelar di Sekretariat Panitia Mukab Kadin Kabupaten Mimika, di Hotel Grand Tembaga Timika, Kamis (4/6/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Feki menjelaskan bahwa pendaftaran ini dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada seluruh anggota Kadin yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti proses pemilihan Ketua Kadin Kabupaten Mimika periode 2026-2031.
“Pendaftaran dibuka tanggal 4 dan 5 Juni 2026. Karena itu kami membuka kesempatan kepada seluruh asosiasi dan anggota Kadin di Kabupaten Mimika yang mau maju sebagai Bakal Calon Ketua Kadin Kabupaten Mimika agar mengambil formulir pendaftaran dan mengikuti proses seleksi Bakal Calon, Calon, dan hingga menjadi Ketua Kadin terpilih nantinya melalui Mukab,” jelasnya.
Dia mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi Bakal Calon Ketua Kadin, salah satunya berstatus sebagai anggota Kadin aktif yang dibuktikan dengan memiliki KTA Kadin dan berdomisili di Kabupaten Mimika yang dibuktikan dengan KTP.
“Formulir dapat diambil di Sekretariat Panitia di Hotel Grand Tembaga Timika, yang mana di hari pertama sekretariat ditutup pada pukul 22.00 WIT, dan hari kedua dibuka pukul 09.00 WIT sampai pukul 18.00 WIT,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Karteker Kadin Mimika, Yeri Nawipa berharap bahwa proses pemilihan Ketua Kadin ini dapat dilakukan secara transparan dan mengikuti AD-ART Kadin, mulai dari pengambilan formulir, pengembalian kelengkapan berkas persyaratan, proses seleksi administrasi, hingga tahap-tahap selanjutnya.
Yeri mengajak seluruh anggota aktif Kadin Mimika dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dan ikut berpartisipasi dalam proses pencalonan.
“AD-ART adalah kompas bagi organisasi. Kita ingin Kadin ke depan tidak mengalami stagnasi seperti yang pernah terjadi sebelumnya, dan menjadi wadah yang dapat memberikan manfaat bagi pelaku bisnis dan masyarakat,” ujarnya. (Redaksi)












