TIMIKA – Pemerintah Kampung Nawaripi, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, mulai melakukan pembersihan dan penggalian kolam dayung di kawasan Mile 21 Mimika sebagai bagian dari persiapan sejumlah agenda kegiatan masyarakat yang direncanakan akan digelar pada bulan Mei 2026 mendatang.
Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun menjelaskan bahwa pekerjaan pembersihan kolam seluas 12 meter x 600 meter yang dilakukan menggunakan alat berat tersebut, difokuskan pada pembersihan badan kolam sekaligus pelebaran area agar dapat menunjang pelaksanaan lomba dayung tradisional.
Proses pelebaran kolam dilakukan agar dapat menampung sekitar 5 hingga 6 perahu tradisional dalam satu lintasan lomba. Perahu-perahu tersebut saat ini telah tersedia dan disimpan di LPK Nawaripi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kolam dayung tersebut akan digunakan untuk berbagai perlombaan, antara lain lomba dayung tradisional, lomba renang tingkat anak-anak, serta lomba memancing.
“Dalam waktu dekat kami akan menggelar pertemuan untuk membentuk panitia pelaksana. Kami mengajak aparat kampung, pengurus BUMDes, Pokdarwis, serta RT agar bersama-sama menyukseskan kegiatan ini,” ujarnya kepada karapauwnews.com, Jumat (3/4/2026).
Menurut dia, untuk menyemarakkan kegiatan, pihaknya juga berencana akan mengundang sekolah-sekolah serta kampung-kampung sekitar seperti Koperapoka, Nayaro, Tipuka, Ayuka, hingga kampung-kampung pesisir lainnya untuk ikut berpartisipasi, khususnya dalam lomba dayung dan lomba renang anak-anak.
“Seluruh aspek teknis pelaksanaan lomba, termasuk pendaftaran peserta, akan diatur oleh panitia yang akan segera dibentuk. Saat ini pemerintah kampung bersama tim pekerja masih fokus pada proses pembersihan dan pelebaran kolam dayung, sekaligus mempersiapkan fasilitas kolam renang dan kolam pancing. Pekerjaan ditargetkan rampung dalam waktu satu minggu,” ungkapnya. (CLK)











