TIMIKA | Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mimika, Adrian Andhika Thie memberikan apresiasi dan penghargaan atas kepemimpinan Bupati Mimika Johannes Rettob yang telah berhasil mewujudkan perdamaian antara dua kubu keluarga di Distrik Kwamki Narama.
Adrian mengungkapkan bahwa perdamaian yang terjadi di Kwamki Narama tersebut merupakan bukti kepemimpinan Bupati Johannes Rettob yang mencerminkan keteladanan dalam mengedepankan dialog konstruktif, pendekatan kemanusiaan, serta penghormatan terhadap nilai-nilai adat dan budaya lokal.
“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang sedalam-dalamnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi secara optimal dalam mewujudkan perdamaian antara dua kubu keluarga di Distrik Kwamki Narama. Terwujudnya perdamaian ini merupakan kabar yang sangat menggembirakan dan membawa harapan baru bagi seluruh masyarakat Kabupaten Mimika. Secara khusus, saya menyampaikan penghargaan yang mendalam kepada Bupati Mimika, Bapak Johannes Rettob, atas kepemimpinan, komitmen, serta peran strategis beliau dalam menginisiasi dan mengawal proses perdamaian hingga tercapainya kesepakatan yang bermartabat,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya kepada karapauwnews.com, Kamis malam (25/6/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia juga turut menyampaikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman, Dandim 1710/Mimika Letkol Inf. Jozanda, Ketua MRP Papua Tengah, para anggota DPRK, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen yang telah berperan aktif dalam mengedepankan dialog, musyawarah, dan nilai-nilai kearifan lokal hingga tercapainya kesepakatan damai di Kwamki Narama.
“Perdamaian ini menjadi bukti bahwa budaya, kearifan lokal, dan semangat persaudaraan tetap menjadi fondasi utama masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Konflik tidak pernah menghasilkan kemenangan sejati, melainkan hanya meninggalkan luka, kehilangan, serta menghambat proses pembangunan,” tuturnya.
Sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRK Mimika, Dia mengajak seluruh masyarakat Kwamki Narama untuk menjaga dan mengimplementasikan komitmen perdamaian ini secara konsisten.
“Mari kita meninggalkan segala bentuk permusuhan, menghentikan tindakan kekerasan, serta bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Kondisi keamanan yang kondusif merupakan prasyarat utama dalam mendorong pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat perekonomian masyarakat, serta menciptakan kehidupan yang harmonis bagi seluruh warga Mimika,” ungkapnya.
Dia menambahkan bahwa Fraksi PDI Perjuangan DPRK Mimika akan terus mendukung setiap langkah Pemerintah Kabupaten Mimika bersama TNI, Polri, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh komponen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkuat persatuan, dan mempercepat pembangunan yang berkeadilan di seluruh wilayah Kabupaten Mimika.
“Mari kita jadikan perdamaian ini bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen bersama untuk mewariskan Mimika yang aman, damai, maju, dan sejahtera bagi generasi yang akan datang,” tutupnya. (Redaksi)








